Panduan Perhitungan Biaya Bangun Rumah

Apr 17, 2022 by admin
Panduan Perhitungan Biaya Bangun Rumah

Panduan menghitung biaya membangun rumah

Panduan Perhitungan Biaya Bangun Rumah

Jika Anda bertekad untuk membangun rumah dua lantai, maka hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah menghitung biaya yang diperlukan.

Ada beberapa pedoman umum untuk menentukan biaya membangun rumah dua lantai, antara lain:
1. Biaya tanah tidak boleh digabungkan dengan biaya konstruksi

Banyak orang yang menghitung harga tanah sebagai bagian dari bangunan, sehingga biaya yang dikeluarkan terkesan sangat tinggi.

Misalnya, untuk membeli tanah seluas 36 meter persegi, dibutuhkan dana 100 juta rupiah. Sekarang untuk membangun rumah menghabiskan biaya 170 juta rupee, sehingga totalnya menjadi 270 juta rupee.
2. Biaya pengrajin biasanya jauh lebih mahal daripada biaya bahan bangunan

Jika menghitung biaya membangun rumah 2 lantai secara detail, biaya untuk pembangun bisa mencapai 50 persen dari total pengeluaran. Oleh karena itu, pastikan memilih tukang yang terpercaya agar uang yang dikeluarkan tidak terbuang percuma.
3. Jasa kontraktor bukan pilihan yang tepat untuk dana terbatas

Penyedia layanan biasanya memiliki pengalaman yang luas. Namun, menyewa jasa kontraktor akan menghasilkan biaya konstruksi yang lebih tinggi. Misalnya, biaya membangun rumah dengan 4 tukang bisa mencapai Rp 170 juta. Namun jika menyewa jasa kontraktor, biaya yang dibutuhkan bisa mencapai Rp. 200 juta.
4. Pilih bahan berdasarkan tren saat ini

Mengetahui tren bangunan terbaru saat ini akan membantu seseorang membuat RAB bangunan. Ini akan membantu dalam memilih bahan bangunan yang tepat dengan harga paling terjangkau.

Baca Juga: Tips Merenovasi Bagian Depan Rumah Subsidi Agar Tidak Terlalu Mahal
Perkiraan biaya membangun rumah dua lantai

Bagi yang masih bingung cara menghitung total biaya saat membangun, bisa simak penilaian berikut ini. Uraian berikut bisa menjadi pertimbangan untuk membuat RAB rumah idaman lantai 2 Anda.
1. 36 meter persegi untuk tipe sederhana

Biaya membangun rumah dua lantai sekitar 160-200 juta rupiah. Biaya ini cukup untuk membuat pondasi batu kali standar.

Sedangkan bata merah kualitas lokal dapat digunakan untuk membuat dinding.

Untuk bagian atas, biaya konstruksi dapat dihemat dengan menggunakan eternit.

Atapnya bisa menggunakan genteng tanah liat ukuran 30×30 dan keramik putih sebagai pilihan terbaik untuk lantai.

Anda dapat menggunakan bahan kualitas standar untuk pintu, jendela dan peralatan lainnya.
2. 36 meter persegi untuk tipe standar

Untuk tipe ini harganya sekitar Rp 200-235 juta dengan pondasi batu kali standar. Dindingnya bisa menggunakan batu bata yang lebih baik. Atapnya bisa menggunakan genteng tanah liat kualitas nomor 1.

Untuk lantainya sendiri, Anda bisa menggunakan gerabah yang lebih besar. Sebagai suplemen, Anda dapat menggunakan suplemen kualitas kelas dua.
3. 36 meter persegi untuk tulisan yang bagus

Biaya membangun rumah dua lantai sekitar Rp 235-300 juta. Secara keseluruhan, tidak ada yang berbeda dari harga versi standar.

Namun, ada beberapa perbaikan di beberapa area. Campuran semen dan pasir bisa dibuat lebih tebal, dan ukuran keramik juga bisa dibuat lebih besar untuk menunjukkan kesan mewah. Ada 3 model yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan budget.

Apa yang terlihat paling murah tidak selalu jelek dan sebaliknya. Kembali ke masalah selera dan uang.

Demikian pembahasan mengenai biaya membangun rumah dua lantai. Kami berkomitmen untuk menjadi mitra terbaik bagi Anda termasuk menawarkan harga terbaik dan termurah. Anda dapat mendiskusikan hal ini dengan tim kami sebelumnya.

Sumber :