Pengertian Momentum dan Impuls Beserta Hubungan Juga Contohnya

Feb 6, 2021 by admin
Pengertian-Momentum-dan-Impuls-Beserta-Hubungan-Juga-Contohnya

Pahami momentum

Momentum adalah kecenderungan benda bergerak untuk terus bergerak dengan kecepatan konstan. Momentum adalah besaran vektor yang bergerak searah dengan kecepatan benda.

 

Pengertian-Momentum-dan-Impuls-Beserta-Hubungan-Juga-Contohnya

Momentum dapat didefinisikan sebagai hasil kali massa dan kecepatan. Berikut rumusnya:

Secara matematis tertulis sebagai berikut:

P = m.v.

Dengan:

P = impuls (kgm / s)

M = massa benda (kg)

V = kecepatan benda (m / s)

Semakin besar massa benda, semakin besar momentumnya dan semakin cepat benda bergerak, semakin besar pula momentumnya.

Misalnya, jembatan yang ditabrak bus memiliki lebih banyak kerusakan daripada jembatan yang ditabrak mobil dengan kecepatan yang sama.

Mobil berkecepatan tinggi lebih sulit dihentikan daripada mobil berkecepatan rendah. Dan jika terjadi tabrakan, mobil akan rusak dengan kecepatan tinggi.

Semakin besar momentum sebuah benda bergerak, semakin sulit untuk menghentikannya dan semakin besar tumbukannya jika mengenai benda lain.

Untuk memindahkan benda diam, Anda membutuhkan gaya yang bekerja pada benda tersebut untuk interval waktu tertentu. Gaya yang dibutuhkan untuk menggerakkan suatu benda dalam selang waktu tertentu disebut momentum.

Pulsa digunakan untuk menambah, mengurangi, dan mengubah arah denyut nadi dalam satuan waktu. Karena kekuatan perkalian, impuls dapat diformulasikan dalam interval waktu tertentu.

I = F. Δt

Dengan:

F = gaya (N)

Δt = waktu

I = impuls (N.s)

Pulsa umumnya digunakan dalam peristiwa di mana gaya bertindak besar dan dalam waktu yang sangat singkat. Berdasarkan hukum Newton II:

Dari perbandingan (2) dapat dikatakan bahwa momentum yang diberikan pada suatu benda sama dengan perubahan momentum. Besarnya momentum mengikuti aturan penjumlahan vektor yang dirumuskan:

p = p1 + p2

Jika dua vektor momentum p1 dan p2 membuat sudut seperti di bawah ini:

Hubungan impuls dan impuls

Hubungan antara momentum dan momentum adalah bahwa momentum yang dihasilkan suatu peristiwa sesuai dengan perubahan momentum.

Saya = Δp

I = p ‘- p

I = mv ‘- mv

I = m (v ‘- v)

Dalam satu kasus, ketika kecepatan benda berubah, begitu pula momentumnya. Bahwa perubahan momentum sesuai dengan momentum di tempat kerja.

Ingatlah bahwa momentum adalah besaran vektor. Arah gerakan mempengaruhi ukuran impuls.

contoh

Setelah lebih dari 2 detik kecepatan berubah menjadi 15 m / s. Apa impuls yang bekerja pada benda?

Dikenal

m = 10 kg

v = 10 m / dtk

v ‘= 15 m / dtk

Ditanyakan

Saya =?

penyelesaian

Saya = Δp

I = m (v ‘- v)

Saya = 10 (15-10)

Saya = 10 (5)

I = 50 Ns

Contoh soal

Impuls adalah hasil dari perubahan atau interval waktu gaya. Sedangkan momentum adalah hasil kali massa dengan kecepatan.

nadi

I = impuls (Ns)

F = gaya saat bekerja (Newton)

Δt = perubahan atau interval waktu (detik)

Momentum

p = impuls (kgm / s)

m = massa (kg)

v = kecepatan (m / s)

Hukum kekekalan momentum mengatakan bahwa momentum dari dua peristiwa akan sama.

m₁ = massa benda 1 pada peristiwa 1

m₂ = massa benda 2 pada peristiwa 1

v₁ = kecepatan benda 1 pada peristiwa 1

v₂ = kecepatan benda 2 pada peristiwa 1

m’₁ = massa benda 1 pada peristiwa 2

m’₂ = massa benda 2 pada peristiwa 2

v’₁ = kecepatan benda 1 pada peristiwa 2

v’₂ = kecepatan benda 2 pada peristiwa 2

Hubungan momentum dan momentum menyatakan bahwa dalam satu hal besar momentumnya sama dengan perubahan momentum yang terjadi.

Koefisien agility menunjukkan tingkat agility dari suatu event. Untuk peristiwa penurunan nilai koefisien elastisitas dapat ditentukan dengan rumus sebagai berikut:

Dengan,

h ‘= ketinggian setelah lompatan pertama

h = tinggi awal

Baca Juga: