Menghitung Dzikir Tasbih Dengan Tangan

Jan 31, 2021 by admin
Menghitung-Dzikir-Tasbih-Dengan-Tangan-

Puji-pujian, hitung-hitungan tangan, dan lain-lain – OK pembaca kami berbangga hati, kali ini Dutadakwah akan memberikan materi tentang Tasbih. Melakukan tasbih dan menghitung tasbih dengan semua alat hitung yang biasa digunakan.

Puji, hitung dengan tangan dan lain-lain

 

Menghitung-Dzikir-Tasbih-Dengan-Tangan-

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman https://www.dutadakwah.co.id/ Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

Bartasbih mengucapkan Lafadz “Subhanallah”. Alat Penghitung Tasbih juga menjadi bahasa yang umum disebut “Tasbih”. Detail yang akan kami sajikan di bawah ini.
pembukaan

السّلام عليكم ورحمة الله وبركاته

بسم الله الرحمن الرحيم, الحمد لله رب العالمين, الصلاة و السلام على سيدنا محمد سيدنا محمد وعلى آ عاله وأصحابه عاله وأدصحابه عاله وأصحابه عاله وأصحابه

Alhamdulillah Puji bagi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maha Suci Allah. Salam salawat semoga kita terus mengalir di zaman Nabi Besar Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam. Pembaca yang diberkati oleh Allah Hadanallahu wa Iyyakum Aamiin. Mungkin pembaca sering mendengar bahwa menghitung tabih, tahmid dan tahlil dengan tasbih dianggap bid’ah dholalah. Jadi kami akan menjelaskannya secara singkat di bawah ini.

Untuk berterima kasih

Mengatakan itu berarti mengucapkan amalan “Subhanallah” yang dia baca berulang kali. Baca Subahnallah kapan pun itu baik. Biasanya bacaan Tasbih digabungkan dengan Tahmid dan Tahlil seperti pada contoh di bawah ini.

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا اِلٰهَ اِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ وَلَا حَوْلَ وَ لَا ابلهُ وَ لَا ابلهُ

Juga merupakan kebiasaan membaca “Subhanallah” 33 kali, “Al-hamdullillah” 33 kali, dan “Allahu Akbar” 33 kali setelah shalat. Dan untuk mencari angkanya, umumnya menggunakan alat hitung dengan jari tangan atau dengan “tasbih”. Bagi saudara-saudara saya yang biasa menggunakan tasbih, alat penghitung dzikir kayu, dan lain-lain, kami berharap tidak terpengaruh oleh orang-orang yang melarang karena bid’ah.

Alat Penghitung Tasbih Tasbih, Tahhmid dan Tahlil

Alat penghitung wirid yang biasa kita sebut dengan nama “tasbih” ini akan menyampaikan detailnya, saya akan menyebutkan bab tasbih. Informasi yang kami sampaikan bersumber dari buku Nailul Authar. Kutipannya adalah sebagai berikut;
Hitung tasbih dengan ruas jari

Bab bisa menghitung Tasbih

باب جواز عقد التسبيح باليد وعده بالنوى ونحوه نيل الأوطار جلد ١ صحيفة: ٥٧٥

Bab Diperbolehkan menyerahkan tasbih, kerikil, dll untuk menghitung.

Dalam hadits nomor 1056 tertulis sebagai berikut:

١٠٥٦. عن يسيرة وكانت ا المهاجرات قالت: «قال لنا رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم:

Artinya: Dari Yusairah, salah satu wanita yang beremigrasi, dia berkata, “Rasulullah Shollallahu ‘alaihi wa sallam, berkata kepada kami.” Kalian harus membaca Tahlil, Tasbih dan Taqdis dan tidak melepaskan kewaspadaan kalian agar terhindar dari rahmat. Hitung dengan jari Anda; karena sebenarnya mereka diminta dan pasti akan berbicara. (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan Abu Daud)

Menghitung tasbih dengan beberapa kerikil

Dalam hadits nomor 1057 tertulis sebagai berikut:

١٠٥٧. وعن سعد بن أبي صا “: خلق في الأرض, وسبحان الله عدد ما بين ذلك, وسبحان الله عدد ما هو خالق, والله أكبر مثل ذلك, والحمد لله مثل ذلك, ولا إله إلا الله مثل ذلك, ولا حول ولا قوة إلا بالله مثل ذلك »رواه أبو داود والترمذي

Yaitu: dari Sa’d bin Abu Waqash dia dan Rasulullah Sollallahu ‘alaihi wa sallam memasuki tempat seorang wanita, sedangkan di depan wanita itu ada deretan kerikil, dia berdoa dengan kerikil tersebut. Dia juga berkata, “Apakah saya akan memberi tahu Anda sesuatu yang lebih mudah atau lebih penting bagi Anda?

Subhaanallah ‘adada maa khalaqa fis samaa’i Wa subhaanallah’ adada maa khalaqa fil ardhi Wa subhaanallah ‘adada maa baina dzaalika: Wa subhaanallah’ adada maa huwa khaaliq. Tuhan tahu Mitslu Dzaalik yang agung. Paus hamdu lillaahi mitslu dzaalik. Wa laa ilaaha illallaahu mitslu dzaalik. Wa laa haula walaa quwwata iIlaa billaahi mitslu dzaalik.

Artinya, [Puji Allah begitu juga angka yang dibuat di surga. Puji bagi Allah juga untuk jumlah yang diciptakan di bumi. Puji bagi Allah serta angka di antara mereka. Puji bagi Allah begitu juga dengan jumlah yang Dia ciptakan. Allah juga sangat agung. Puji bagi Allah juga. Tidak ada tuhan yang berhak disembah, tapi Allah juga. Tidak ada kekuatan atau kekuatan selain anak panah (bantuan) dari Allah. (HR Abu Daud dan At-Tirmidzi)
Puji dengan alat hitung 4000 kerikil

١٠٥٨. وعن صفية قالت: “فَقَالَتْ: عَلِّمْنِي ، فَقَالَ قُولِي: سُبْحَانَ اللَّهِ عَدَدَ خَلْقِهِ» رواه الترمذي

Tentang Shafiyyah dia berkata, “Rasulullali Shollallahu ‘alaihi wa sallam, datanglah kepadaku; Sementara ada empat ribu kerikil di depanku, aku memohon kepada mereka. Lalu dia meminta kamu melakukan tasbih dengannya? Akankah aku mengajarimu bahwa ini lebih daripada itu apa yang kau bersihkan? ‘”Lalu dia mengajariku. Dia berkata, “Katakanlah ‘Subhaanallaah’ ada seorang Khalqihi ‘(Puji Allah sebagai jumlah makhluknya” (Tirmidzi)

Opini Pensyarah Nailu-Authar

Pensyarah Rahimahullah Ta’ala bersabda: Hadits pertama mengisyaratkan bahwa dianjurkan untuk menghitung bacaan tasbih dengan jari tangan dan ini lebih penting daripada tasbih dan kerikil. Dua hadits lainnya menunjukkan bahwa pembacaan tasbih dengan kerikil dan tasbih dibolehkan, karena persetujuan Nabi Shollallahu ‘alaihi wa sallam untuk kedua wanita ini dan tidak adanya penyangkalan. Sementara itu, instruksinya kepada mereka yang lebih penting tidak membantahnya.

Pendapat tim Dutadakwah

Kami percaya bahwa “Tasbih”, alat untuk menghitung Tasbih, Taqdis, Tahmid, dan Talil, tidak hanya diperbolehkan tetapi juga “penting”. Mengapa tasbih penting karena mengingatkan kita pada jumlah yang tertera. Sebenarnya ada hal yang lebih penting seperti menggunakan jari-jari Anda, tapi itu mungkin bagi mereka yang sudah familiar. Sementara itu, sebagian orang tidak merasa istimewa karena tidak menggunakan tasbih sebagai alat hitung.

Jangan mengambil tasbih yang menurut ulama jutaan tahlil, tasbih, tadzkir, takdis dan berbagai wirid lainnya !! Semua ini untuk tujuan memuliakan Allah dan yang pasti jika Allah menghendaki, Ma’unah ‘akan diberi Karoma.

Sekilas melihat kembali; Pujian, hitung dengan tangan dan lain-lain – semoga bermanfaat. Harap abaikan saja uraian kami jika pembaca tidak setuju. Terima kasih atas kunjungan anda Allah Maha Tahu, bish-showab wa billahit-taufiq.

Lihat Juga : https://www.dutadakwah.co.id/doa-menyembelih-hewan/