Ciri-Ciri Tumbuhan Paku, Struktur Tubuh, dan Klasifikasinya

Feb 1, 2021 by admin

Pengertian tumbuhan paku (Pteridophyta)

Yang dimaksud pakis adalah kelompok tumbuhan yang memiliki sistem pembuluh darah nyata (tracheophyta), walaupun tumbuhan tersebut tidak pernah menghasilkan biji untuk perkembangbiakan. Tanaman paku juga dikenal sebagai tumbuhan paku atau pakis. Dalam bahasa Inggris tumbuhan ini dikenal dengan istilah “pakis”.

Ciri-Ciri-Tumbuhan-Paku,-Struktur-Tubuh,-dan-Klasifikasinya

Berikut Ini Telah Kami Kumpulkan Yang Bersumber Dari Laman belajar matematika dasar Yang Akhirnya Saya Tuliskan Disini.

 

Flora biasanya dibagi menjadi 5 kelompok utama. Lima divisi, dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks, adalah divisi Schyzophyta, yang merupakan tanaman terpisah yang menjadi anggota Schizophyta. Ini semua adalah tumbuhan yang metode reproduksinya dibagi dengan membelah. Inti atom tidak memiliki dinding dan umumnya uniseluler. Contoh Diviso Schizophyta adalah bakteri dan alga biru-hijau. Pembagian selanjutnya adalah Divisio Thallophyta, yaitu kelompok tumbuhan yang dapat multiseluler atau uniseluler tetapi sudah memiliki inti yang nyata. Contoh divisi Hallophyta adalah alga dan jamur. Ditinggikan pada kelompok tumbuhan lain yang akar dan struktur batangnya belum ada, tetapi sel yang telah berdiferensiasi dan terspesialisasi adalah kelompok Bryophyta. Pteridophyta adalah divisi di mana semua anggotanya memiliki akar, batang, dan daun yang jelas. Reproduksi generatif terjadi dengan spora (Gembong Tjitrosoepomo, 1988).

Divisi tertinggi di dunia tumbuhan adalah Divisio Spermatophyta. Departemen ini sudah memiliki bibit untuk pengembangan budaya generatifnya. Ada juga divisi yang hanya membaginya menjadi 4 karena divisi Schizophytaya merupakan tumbuhan yang terbelah; Karena mempunyai sifat inti yang tidak berdinding, maka dikelompokkan dalam kelompok tersendiri di luar kelompok tumbuhan, yaitu Kingdom Monera. Pada beberapa jenis tumbuhan paku yang hidup di dalam tanah, batang tumbuhan paku tersebut sejajar dengan tanah. Karena pertumbuhannya menyerupai akar, maka batangnya disebut rimpang. Batang ini sering kali ditutupi oleh rambut atau yang berfungsi sebagai sisik

Akar lunak juga tumbuh dari rimpang ini. Ada daun pakis tunggal, majemuk, atau bipinnate. Slide daun utuh disebut ental. Terkadang dua jenis daun tumbuh, yaitu subur dan steril. Pada daun yang subur, sporangia tumbuh di permukaan kelompok sporangi disebut sorus, sedangkan kelompok sorus sendiri disebut sori. Spora berada dalam kotak spora (sporangium) dan tidak jarang sorus dilindungi oleh lapisan penutup yang disebut indusium, umumnya berbentuk ginjal.

Baca juga artikel yang mungkin berkaitan dengan: Pengertian Hormon Tumbuhan serta Jenis dan Fungsinya
Sifat tanaman paku

Pakis mengandung umbi-umbian dengan spora, yang berarti dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun. Tumbuhan ini bernama Pteridophyta dan berasal dari bahasa Yunani. Pteridophyta berasal dari kata pterony yang artinya sayap, bulu dan phyta yang artinya tumbuhan Indonesia, tumbuhan ini lebih dikenal dengan sebutan tumbuhan paku. Menurut artinya Pteridophyta mempunyai susunan daun, umumnya membentuk sayap (menyirip), dan di atasnya terdapat bulu daun muda yang membentuk gulungan atau lingkaran.

Pakis menunjukkan rotasi keturunan yang ditandai dan menghasilkan spora seperti pada strain Bryophyta. Namun, fase gametofit pada pteridofit sangat kecil dan masih berupa thallus yang disebut protalium (berupa daun kecil) yang belum terlihat jelas. Jenis prothallium pada pakis bergantung pada jenis spora. Selain itu, fase gametofit lebih pendek dibandingkan fase sporofit pada tumbuhan paku. Fase sporofit terlihat jelas. Kami sering melihat fase ini dan kami mengenalnya sebagai pakis.

Setelah mengetahui apa itu tumbuhan paku dan di mana habitatnya, ada ciri-ciri yang terdapat pada tumbuhan paku tersebut, diantaranya sebagai berikut.

Ini memiliki struktur daun, akar dan batang yang benar dan oleh karena itu sering disebut sebagai spora Kormophyta.
Organisme yang multiseluler dan eukariotik
Memiliki akar, batang dan daun.
Ada kapal angkut xilem dan floem.
Ukuran berbeda (ada yang milimeter hingga maksimal 6 meter)
Bentuk tanaman bermacam-macam, ada yang bercabang dan ada yang tidak
Daun muda keriting
Cara hidup pakis epifit dan lincah
Beberapa spesies pakis (seperti anggota Selaginellales dan Salviniales) memiliki spora jantan yang lebih kecil (disebut mikrospora) daripada spora betina (megaspora atau makrospora).
Tidak mekar
Ada sebagian besar hidupnya di tumbuhan lain
Akarnya berserat
Memiliki klorofil
Tidak memiliki biji
Alami metagenesis (perputaran keturunan), yaitu tahap sporofit (produksi spora) dan gametofit (produksi sel kelamin).

 

Struktur tanaman paku

Morfologi tumbuhan paku (Pteridophyta)

akar

Akar tumbuh dari pangkal batang dan membentuk akar berserat, sehingga sistem akar pakis merupakan akar berserat. Embrio pakis dapat dibagi menjadi kutub atas dan kutub bawah berdasarkan sumbu longitudinalnya. Tiang atas mengembangkan rimpang dan daun, sedangkan kutub bawah mengembangkan akar. Kuku bersifat endogen dan tumbuh dari udang.

Batang

Pada umumnya batang tumbuhan paku yang tumbuh di atas tanah disebut batang akar, atau rimpang (rhizomes). Pakis bisa panjang, merambat, atau memanjat. Rimpang dan daun muda seringkali ditutupi rambut atau sisik sebagai pelindung (Holtum; Satrapadja dalam Hariyadi, 2000). Beberapa ujung tanaman memiliki batang yang muncul di atas tanah, misalnya pada genus Alsophyla, Cyathea, Psilotum.

daun

Menurut Smith dalam Lubis (2009), tumbuhan paku dibedakan menjadi dua kelompok berdasarkan bentuk dan sifat daunnya:

Megaphyllus yaitu paku dengan daun yang besar sehingga mudah dibedakan pada batang dan daunnya, misalnya pada asplenium.
Macrophyllus, ujung dengan daun kecil yang umumnya dirawat dengan plester agar bagian-bagiannya sulit dibedakan, misalnya pada genus Lycopodium.

Daun pakis megaphyllus dibedakan menjadi dua kelompok berdasarkan fungsinya yaitu tropofil dan sporofil.

Tropophilic, yaitu daun hijau yang berperan sebagai penyelenggara asimilasi.
Sporofil, yaitu daun yang berperan sebagai penghasil spora.

Baca juga artikel yang mungkin terkait: Organ Tumbuhan Dan Fungsi Lengkapnya
Siklus hidup tanaman paku

Siklus hidup tanaman paku

Tanaman paku memiliki kotak spora atau sporangium. Sporangium diproduksi. Banyak sporangia dikumpulkan dalam wadah yang disebut sorus, yang dilindungi oleh membran indusium.

Fase pembentukan spora dalam siklus hidup tanaman pakis dikenal dengan istilah generasi sporofit dan fase pembentukan gamet sebagai generasi gametofit. Tanaman pakis mengalami revolusi keturunan (metagenesis) dengan dua generasi, yaitu generasi sporofit dan generasi gametofit.

Pakis homospora menghasilkan spora dengan ukuran yang sama sehingga tidak dapat dibedakan antara spora jantan dan betina, contohnya Lycopodium sp. (Paku kawat). Spora heterospora menghasilkan spora dengan ukuran berbeda. Spora jantan kecil disebut mikrospora dan spora betina besar disebut makrospora, misalnya Selaginellasp (Ranefarne), Marsilea sp (semanggi).

Pakis transisi menghasilkan spora jantan dan betina dengan ukuran yang sama, misalnya Equisetum debile (ekor kuda). Generasi gametofit pada tumbuhan paku-pakuan memiliki umur yang pendek, sedangkan generasi sporofit memiliki umur yang panjang.

Baca juga artikel yang mungkin terkait: Proses Pertumbuhan Embrio pada Tumbuhan dan Perkembangan Embrio
Klasifikasi tumbuhan paku

Gambar spesies pakis ….

Menurut klasifikasi para ahli, tumbuhan paku ini adalah sebagai berikut.
Psilopsida (kuku tua)

Psilopsida merupakan klasifikasi tumbuhan paku yang sudah ada sejak zaman kuno. Namun, sebagian tumbuhan ini telah punah dan hanya fosil yang ditemukan. Sebagian kecil sekarang masih ditemukan di pulau itu dan tumbuh di sana.

Ciri-ciri pakis jenis ini adalah sebagai berikut

Kurangnya akar, daun, dan batang asli
Tingginya kira-kira. 30cm sampai 1 cm

Lycophyta (kawat paku)

Lycophyta, atau paku kawat, adalah pakis yang tersusun dalam spiral dan memiliki daun kecil. Jenis paku Lycophyta ini mencakup sekitar 1000 jenis pakis. Tanaman paku kawat ini umum dan tumbuh di hutan tropis atau subtropis. Contoh paku kawat adalah Lycophyta clavatum dan Lycophyta SP.
Filicinae / Pterophyta (paku asli)

Filicinae / Pterophyta (Paku Sejati) merupakan tumbuhan pakis dengan kandungan lebih tinggi dari sebelumnya. Pada pakis Filicinae / Pterophyta ini sudah memiliki batang, daun dan akar. Pakis ini sering disebut Megafil karena ukuran daunnya yang besar. Batang pakis Filicinae / Pterophyta ini bisa tumbuh baik di bawah tanah maupun di atas tanah. Ciri pakis yang mudah ditemukan ini adalah daun mudanya yang meringkuk dan terletak di bagian bawah daun sorus.
Sphenopsida (kuncir kuda)

Sphenopsida adalah pakis yang hanya 25 persennya hidup. Lalu mengapa dinamai kuncir kuda? Hal ini dikarenakan pakis ini memiliki cabang pada batang dengan bentuk menyerupai ekor kuda.

 

 

Lihat Juga : Soal dan pembahasan matematika dasar sbmptn