Aplikasi Pinjol Ilegal Gentayangan di Google Play Store

Dec 28, 2021 by admin
aplikasi-pinjol-ilegal

Aplikasi pinjaman ilegal masuk ke Google Play Store

aplikasi-pinjol-ilegal

Aplikasi pinjaman online ilegal (Pinjol) masih beredar di Google Play Store. Hasil ini menggarisbawahi kerentanan pengguna untuk terlibat dalam aplikasi pinjaman ilegal yang sering menghasilkan tingkat pinjaman yang tidak sesuai.

Pada Rabu (13/10), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengumumkan pemblokiran terhadap 151 aplikasi pinjaman ilegal. Langkah ini berdasarkan temuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tergabung dalam Satgas Waspada Investasi.
Namun penelusuran CoilTECH pada Sabtu (16/10) mengungkapkan bahwa beberapa aplikasi Pinjol ilegal tersebut masih bisa ditemukan di toko aplikasi Android, Google Play Store.

Aplikasi Pinjol ilegal yang masih tersedia di Google Play Store sendiri memiliki pengguna yang beragam. Misalnya, Prima Tunai dan Pinjaman Cepat, aplikasi yang termasuk dalam pinjaman ilegal, masing-masing telah diunduh lebih dari 10.000 dan 50.000 kali. Keduanya saat ini masih tersedia di Google Play Store.
CoilTECH juga menemukan aplikasi Doit, Good Dana dan Tunai Go di Google Play Store. Aplikasi ini juga terdapat dalam 151 aplikasi yang dikatakan telah diblokir oleh Kominfo namun masih tersedia di Google Play Store.
MENAMPILKAN
Doit dan Good Dana masing-masing diunduh lebih dari 100.000 kali, sedangkan Cash Go lebih dari 500.000 unduhan.

CoilTECH telah meminta penjelasan kepada Google terkait ditemukannya aplikasi pinjaman ilegal yang tidak memiliki izin dari OJK. Namun, Google tidak menjawab pertanyaan itu.
Google sebenarnya mengklaim telah memblokir aplikasi pinjaman ilegal. Mereka mengatakan Google Play Store hanya mengizinkan aplikasi pinjaman yang dilisensikan oleh OJK.
Berikut pernyataan resmi yang disampaikan juru bicara Google kepada CoilTECH, Sabtu (16/10):

Kami memiliki pedoman yang jelas untuk semua aplikasi layanan keuangan di Google Play Store. Kami tidak mengizinkan aplikasi yang menawarkan produk dan layanan keuangan yang curang atau berbahaya kepada pengguna.

Khusus untuk Indonesia, kami hanya mengizinkan aplikasi pinjaman pribadi yang memiliki izin atau terdaftar dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lengkapi Formulir Aplikasi Personal Loan Indonesia dan tunjukkan dokumentasi OJK Anda untuk mendukung pernyataan Anda. Pastikan nama akun pengembang mencerminkan nama perusahaan terdaftar terkait pada laporan mutasi bank Anda.

– Perwakilan Google Indonesia

Menurut keterangan Kominfo, omzet dana atau nilai omzet pinjaman itu sendiri mencapai 260 triliun rupiah.
Pinjol sekarang menjadi pusat perhatian karena seringnya penyalahgunaan data dan pelanggaran privasi orang, serta suku bunga pinjaman yang tidak sesuai.

Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pengelolaan kredit perlu diperhatikan dan dilaksanakan dengan baik, mengingat lebih dari 68 juta orang telah berpartisipasi dalam kegiatan financial technology tersebut.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan OJK untuk menerapkan moratorium izin pinjam meminjam yang sah.

“Pertama, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) akan menerapkan moratorium penerbitan izin fintech untuk pinjaman online legal baru dan oleh karena itu Kominfo juga akan menerapkan moratorium penerbitan penyedia sistem elektronik untuk pinjaman online baru, 107 pinjaman legal meningkat yang saat ini resmi terdaftar dan dioperasikan di bawah arahan OJK”, ujarnya, Jumat (15 Oktober) di kompleks keraton.

Johnny menyatakan Kominfo menutup 4.874 rekening kredit online sejak 2018 hingga 15 Oktober 2021.
Ia menyebutkan 1.856 Pinjol ditutup pada tahun 2021 saja, yang tersebar di website, Google Play Store, YouTube, Facebook dan Instagram serta file sharing.

Sumber :